LEBIH DEKAT KE SUMBER MATA AIR SUDEKAT!

Jawa Barat, atau Bumi Tatar Sunda terkenal dengan tagline “Gemah Ripah Repeh Rapih”, yang artinya “Subur Makmur, Cukup Sandang Pangan, Aman dan Sentosa”. Banyaknya Gunung-gunung berapi membuat tanah subur dan sumber mata air yang mengalir jernih.

Tapi nyatanya banyak wilayah Jawa Barat yang mengalami kesulitan akses air bersih, salah satu kampung di Wilayah Subang yaitu Kampung Nyalindung, yang mengalami kesulitan sumber air bersih hingga tahun 2013.

Gimana caranya?

Beruntungnya gue sama istri mendapatkan kesempatan mengunjungi Kampung Nyalindung ini. Udara yang masih sejuk, semilir angin meniup pepohonan rindang, hamparan sawah yang seakan memeluk cerahnya langit di pagi hari bikin kita merasakan nyamannya alam pedesaan.

Teriakan salam dan senyuman hangat dari anak-anak di jalan menyambut mobil kita yang masuk seakan mengisyaratkan jauhnya mereka dari hiruk pikuk arus modernisasi. Sesampai di Kampung Nyalindung, kita disambut oleh warga dan pengurus dusun di sana.

Kp Nyalindung

Di tempat ini kita bersilaturahmi dengan pengurus dusun, sesepuh, dan juga warga. Sambil menceritakan desa mereka, kita juga disuguhi makanan-makanan khas daerah sana.Ada yang menarik dari menu yang disajikan saat kita disambut di sana, yaitu Puding Ubi!

Puding Ubi dari Kp. Nyalindung Subang
Puding Ubi, warna asli Ubi! No Pewarna buatan! Enaakk!!

Setelah silaturahmi, kita berkunjung ke Sumber Mata Air Kampung Nyalindung. Gak mudah untuk mencapai Sumber Mata Air Kp. Nyalindung, terjalnya sawah dan sempitnya galengan sawah yang licin membuat kita harus berhati-hati. Panasnya matahari bikin keringat kita mengucur tapi gak menyulutkan semangat kita. Sampe akhirnya kita harus menyebrangi sungai kecil dan harus melompat! Hap! Beruntung ada penduduk desa yang membantu kita meloncat antara bebatuan di sungai.

Perjalanan ke Mata Air di Kp Nyalindung

Setelah mendaki gunung melewati lembah.. Dan ini dia Sumber Mata Air Kampung Nyalindung!

Mata air ini bersih banget, dan airnya banyak meskipun kemarau tidak kering. Berkat kerjasama masyarakat dengan LSM dan Aqua, mata air ini dilindungi agar tidak longsor dan tetap bersih. Selain itu sistem distribusinyapun dibangun sehingga Air ini mengalir ke tempat penampungan air untuk kemudian dipompa ke tempat yang lebih tinggi dan bisa dialiri ke rumah-rumah warga di Kampung Nyalindung ini.

Menariknya, air yang mengalir ke rumah warga itu ada meterannya lho.. Jadi tiap warga ditarik iuran air setiap bulan sesuai dengan jumlah meterannya. Uangnya bukan untuk keuntungan tapi untuk biaya perawatan pompa dan juga menggaji petugas yang mencatatnya. Keren ya udah modern!

Terakhir kita ke tempat Bak Penampungan. Ada 2 tempat yang 1 buat memompa dan yang satu lokasinya lebih tinggi dari perkampungan warga sehingga debit air bisa kencang karena gravitasi.

Demikianlah perjalanan seru, selain nambah pengalaman juga nambah ilmu, kalo kita jangan menyianyiakan air bersih di sekitar kita! Karena banyak saudara kita yang gak seberuntung kita!

Ada yang menarik di nomor rumah di kampung sini, yaitu ada pengingat untuk SHOLAT TEPAT WAKTU! Hayoo udah pada sholat belum?

*buru-buru ambil wudhu*

    13 Responses to “LEBIH DEKAT KE SUMBER MATA AIR SUDEKAT!”

    1. Volverhank says:

      kok jadi kepikiran film batman yang trilogi itu ya, waktu itu mau meracuni kota dengan menaruh racun di sumber mata air. haha

      seru kayaknya ya main ke sumber air

    2. Makinoedin says:

      enak banget ya bro pengen juga

    3. kucingkeren says:

      sudah lama tak berkunjung ni… ternyata masih aktif ini blog. di sini aku juga baru tau ada yg namanya sumber air sudekat.. noted for the next destination… ;-)

    4. Bieb says:

      Seneng ya sudah banyak yg peduli soal keterbatasan ketersediaan air di daerah. Kalo’ di Sumba, salah satu wilayah project kantor, bekerjasama dg salah satu Bank Indonesia membangun Micro Hydro, supaya air bisa mengalir ke daerah sekitar. :)

    5. pengen deh ngerasain udara sejuk disana :razz:

    6. Iyan says:

      Keren ya sistem perairannya..

      *sambil ngiler liat puding ubi*

    Leave a Reply

    CommentLuv badge