Sang Teladan, Sosok-Sosok Inspiratif

Berbuat kebaikan tanpa mengenal lelah. Berbuat kebajikan tanpa mengenal pamrih. Berbuat sesuatu yang sangat berguna untuk masyarakat banyak. Ya! itulah yang bisa digambarkan seorang Teladan.

Masih banyak sebenarnya yang bisa dideskripsikan dari Sang Teladan ini. Sang Teladan bisa datang dari mana saja dan siapa saja. Semua orang pasti mempunyai sosok yang diteladani. Kali ini kita tidak perlu susah lagi jauh mencari siapa sosok Sang Teladan yang bisa kita jadikan panutan kita semua. Karena kini telah ada Sang Teladan.

Sang Teladan adalah sebuah penghargaan kesehatan yang dipersembahkan oleh Decolgen. Saat ini telah terpilih 8 Sang Teladan di bidang kesehatan.



Semua profil lengkap dari kedelapan Sang Teladan bisa dilihat di sini. Nah dari ke-8 Sang Teladan di atas, saya memfavoritkan Tiara Savitri.

Berikut ini perjalanan singkat Tiara Savitri dalam dunia kesehatan.

klik!
Tiara Savitri, adalah seorang penderita lupus yang dahulu tidak pernah membayangkan bahwa hidupnya suatu hari akan menjadi inspirasi bagi banyak orang dan juga menjadi sumber motivasi bagi pasien penderita lupus di Indonesia bahkan di negeri lain. Tiara yang masih remaja, terdiagnosa menderita lupus saat usianya baru 17 tahun, yang membuatnya harus tinggal di rumah sakit selama 9 bulan, dan merubah kondisi fisik serta penampilannya secara total. Tidak mudah bagi keluarga Tiara saat itu untuk mengetahui penyakit apa yang diderita oleh putri yang dikasihinya, karena meskipun telah melalui pemeriksaan beberapa dokter, Tiara tak kunjung mendapatkan penyebab dari gejala-gejala yang dideritanya, hingga pada akhirnya seorang dokter menemukan penyakit yang sebenarnya. Lupus, memang suatu istilah yang masih asing bagi masyarakat pada saat itu, dan gejalanya pun belum banyak dikenal oleh kebanyakan orang.

Tiara kemudian menikah, dan mengalami kehamilan. Meskipun sempat mengalami 3 kali keguguran, Tiara tidak berputus asa, hingga akhirnya pada kehamilan yang keempat, ia melahirkan seorang putra sebagai anugerah dari Tuhan. Rupanya tidak sampai di situ saja Tiara harus membuktikan ketabahan dan perjuangan hidupnya. Saat anaknya berusia 1 tahun, suaminya dipanggil oleh Tuhan, dan Tiara harus siap untuk menjadi seorang single parent yang harus memperjuangkan kehidupannya sendiri dan putranya.

Tetapi rupanya Tiara memang dipanggil untuk menjadi inspirasi dan membagikan semangat bagi orang lain. Memilih untuk tidak terpuruk dan mengasihani diri sendiri, Tiara justru melihat bahwa kesendiriannya membuka kesempatan buatnya untuk melayani banyak orang, khususnya para penderita lupus di Indonesia.

Digerakkan oleh rasa prihatin karena minimnya pengetahuan masyarakat atas penyakit lupus, serta diagnosa pasien yang sering kali terlambat, pada tahun 1998, Tiara mendirikan Yayasan Lupus Indonesia, atas dorongan dari salah seorang dokter yang sangat dihormatinya. Tiara bekerja bersama beberapa relawan yang bergerak dengan sukarela dan membagikan informasi tentang lupus tidak hanya di Jakarta dan pulau Jawa, melainkan hingga ke seluruh Indonesia. Diawali oleh 100 orang anggota, saat ini Yayasan Lupus Indonesia telah berkembang hingga beranggotakan 10,800 orang anggota.

Di bawah naungan yayasan ini, Tiara bergerak untuk memperjuangkan pengobatan dan biaya perawatan di rumah sakit yang lebih murah bagi pasien penderita lupus. Sering kali, karena ketentuan administrasi, pasien penderita lupus dari kalangan yang kurang mampu tidak dapat segera memperoleh penanganan dari rumah sakit. Dalam hal ini, yayasan yang dipimpin oleh Tiara dapat berfungsi sebagai jaminan, sehingga pasien yang kritis dapat segera mendapatkan penanganan.

Diagnosa yang lebih awal, dan keteraturan pasien untuk mendapatkan pengobatan, bagi Tiara, itu menjadi salah satu kunci bagi pasien penderita lupus untuk dapat tetap sehat dan menikmati kualitas hidup yang baik. Yayasan yang dipimpin oleh Tiara juga menjadi suatu wadah bagi para penderita lupus untuk saling menguatkan satu sama lain dan membagikan semangat bagi anggota lain yang membutuhkan. Semangat hidup, menjadi salah satu hal lain yang menjadi kekuatan bagi para pasien lupus untuk terus memelihara dan memperjuangkan kesehatannya, bahkan berkarya untuk orang lain.

Rekan-rekan Tiara di dalam Yayasan Lupus Indonesia sebaliknya juga menjadi motivasi dan pendorong semangat untuk Tiara tetap berkarya. Di dalam wadah yayasan tersebut, Tiara juga mendorong para anggotanya untuk menyalurkan hobby mereka, di antaranya menulis buku, serta membuat kerajinan tangan untuk mengisi waktu luang dan bahkan dapat menjadi salah satu tambahan penghasilan.

Saat ini, yayasan yang dipimpin Tiara hanya mengandalkan donasi dari beberapa donatur tidak tetap. Dana yang diperoleh oleh yayasan, selalu diprioritaskan oleh Tiara untuk membantu pengobatan penderita lupus yang tidak mampu, karena hati Tiara sangat rindu agar setiap pasien lupus dapat mendapatkan pengobatan yang teratur.

Karena dedikasinya yang terus menerus bagi penyakit lupus, Tiara telah beberapa kali mendapatkan penghargaan, salah satunya adalah Lifetime Achievement dalam Kongres Internasional Lupus di Vancouver tahun 2010 yang lalu. Tiara juga menulis buku berjudul ‘Aku dan Lupus’ serta menciptakan lagu berjudul ‘Aku Ada di Sini’ yang diterima menjadi lagu internasional di salah satu kongres internasional lupus di Shanghai. Tiara memang sosok perempuan yang tahu bagaimana untuk mengubah penderitaan yang sering kali menjadi alasan untuk bersedih, berbalik menjadi inspirasi yang menguatkan dan mengobarkan semangat buat orang lain.

Begitulah sepak terjang Tiara Savitri. Saya mendukung dia karena semua cobaan yang menerpa hidupnya dijalani dengan tegar, dan dia ingin agar orang lain jangan sampai seperti dia dengan memberikan motivasi dan juga tindakan yang nyata terhadap para penderia lupus di Indonesia bahkan sampai ke Internasional.

Mari kita dukung Tiara Savitri sebagai Sang Teladan Favorit. Klik di sini untuk mendukung. Bagaimana dengan Sang Teladan Favorit kamu? Mari kita dukung di http://www.sangteladan.com/pemenang.php

Semoga dengan adanya Pencarian Sang Teladan di Dunia Kesehatan ini yang dilakukan oleh Decolgen dapat menginspirasikan kita semua untuk dapat membantu dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar kita. ZXRzqlzw

    51 thoughts on “Sang Teladan, Sosok-Sosok Inspiratif

    1. I like this post very much, You have defined it very simply for so I understand what you say, In this post your writing level is also excellent to us. This is great issue you have done on this topic really very well.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CommentLuv badge