Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi (?)

Sewaktu di pesawat menuju Manila, Ridu sedikit berbincang dengan Pinoy yang baru mengunjungi Indonesia khususnya Jakarta untuk pertama kalinya. Di perbincangan itu, dia mengeluh mengenai kesulitan dia dalam berkomunikasi selama di Indonesia, ketika berkomunikasi dengan karyawan supermarket, supir angkutan umum, dan masyarakat sekitarnya.

Keadaan ini sangat berbeda dengan Filipina yang penduduknya mampu berbahasa Inggris, dari segala usia dan segala profesi, sampai-sampai pengemis di sana mampu berbahasa Inggris.


Gambar diambil dari sini

Kemampuan berbahasa dan berkomunikasi menjadi salah satu modal utama dalam menghadapi Globalisasi, Disadari atau tanpa disadari sebenarnya globalisasi sudah terjadi di lingkungan kita, tapi sebenarnya globalisasi itu apa? Globalisasi menurut Wikipedia:

Suatu proses yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.

Dulu sewaktu saya SMA, seorang guru mengilustrasikan bahwa salah satu contoh globalisasi adalah adanya pasar bebas, jadi dia bilang nanti di Pasar Minggu yang jual pakaian dalam wanita harganya 10 ribu 3 itu adalah orang bule, yang jual cabe bawang yang seribuan itu orang India, dan lain-lain. Wew sampe segitunya yah?? hahahaha..

Oke balik lagi, bahasa Inggris (blogger menyebutnya bahasa Linggis) sebagai bahasa Internasional digunakan dalam berkomunikasi antar negara, namun banyak diantara kita yang belum mampu dalam berbahasa Inggris, banyak faktor penyebabnya, antara lain seperti tingkat pendidikan, kebiasaan dan juga faktor lingkungan.

Mungkin banyak yang dahulu sekolah tidak mendapatkan bahasa Inggris, atau tidak mempunyai biaya untuk kursus bahasa Inggris, lalu karena tidak terbiasa juga bisa menjadikan kecanggungan bahkan menjadi minder dengan kemampuannya karena dianggap ‘sok’.

Untuk itu secara pribadi saya mengusulkan agar Bahasa Inggris menjadi Bahasa Resmi Kedua di Negara Republik Indonesia setelah Bahasa Indonesia.

Bahasa Resmi menurut wikipedia adalah:

Satu atau lebih bahasa yang dipakai oleh pemerintah dalam menerbitkan maklumat-maklumat dan juga bahasa yang dipakai oleh warganya untuk berhubungan dengan instansi pemerintah secara resmi. Bahasa resmi juga yang dipakai dalam pengajaran di instansi pendidikan.

Menurut UUD 1945 Pasal 36

“Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”

Ya kita sudah jelas bahwa Bahasa negara kita adalah Bahasa Indonesia dan pada Pasal 36C

“Ketentuan lebih lanjut mengenai Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan diatur dengan undang-undang”

Ini berarti bahwa ketentuan mengenai Bahasa bisa diatur kembali dengan undang-undang artinya bahwa UUD 1945 bisa diamandemen dengan menambahkan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua setelah bahasa Indonesia.

Hal ini juga diperkuat oleh Pasal 37 ayat (5)

“Khusus mengenai bentuk negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan.”

Berarti ketentuan-ketentuan yang lain bisa diubah kecuali bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wah nanti Bahasa Indonesia hilang donk? Gak kok, kan bukan mengganti bahasa resmi, tapi menambahkan, jadinya bahasa Indonesia masih tetap dipakai.

Terus nanti nasib bahasa Daerah gimana?? punah donk? Bahasa Daerah tidak akan hilang kalo dilestarikan, penggunaan bahasa Inggris digunakan layaknya penggunaan bahasa Indonesia di Daerah, pada saat-saat tertentu saja seperti Kegiatan belajar mengajar, atau acara-acara lainnya, Jadinya dalam kehidupan sehari-hari penggunaan bahasa itu adalah pilihan masing-masing masyarakat. Contohnya adalah di Manila, ketika baru bertemu orang mereka menggunakan bahasa Tagalog dulu, namun ternyata orang itu bukan orang Filipina, dia langsung berbicara bahasa Inggris.


Bahasa resmi di Singapura, India dan Filipina

Kalo gitu nanti kita gak cinta tanah air donk dan nasionalisme kita luntur? gak kok.. bukan berarti berbahasa Inggris itu gak cinta tanah air kan.. justru kita bisa lebih memperkenalkan budaya tradisional kita ke dunia internasional dengan bahasa Inggris, karena dengan mudah diterima dan dimengerti oleh mereka. Yang dikenal sebagai Glokalisasi atau mengkombinasikan ide lokal dengan format global.

Dengan dijadikan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi kedua, maka menjadikan bahasa Inggris tidak lagi istimewa seperti sekarang ini, sekarang orang yang mampu berbahasa Inggris itu dianggap hebat, namun jika semua masyarakat berbahasa Inggris, hal itu menjadikan suatu hal yang biasa-biasa saja.

Terus teknisnya gimana?? Oke.. untuk merealisasikan hal ini diperlukan proses dan tahapan, gak langsung jadi, pertama ya Undang-undannya dulu, karena kita ini adalah negara hukum yang landasannya adalah Undang-undang. Nah setelah itu baru kita mulai dari sektor pendidikan dengan menerapkan proses belajar mengajar dengan bahasa Inggris (yang saat ini hanya dilakukan oleh sekolah bertaraf Internasional saja), terus juga menyediakan kursus bahasa Inggris gratis dari Pemerintah, media massa berbahasa Inggris, rambu-rambu lalu-lintas bilingual dan mungkin ada masukan lain?? Sehingga masyarakat jadi terbiasa, ingat: Bisa karena biasa, sama seperti yang terjadi pada Kampung Inggris di Kediri yang masyarakatnya mampu berbahasa Inggris. Mereka bisa kenapa kita tidak??


Tapi bukan bilingual kaya gini yah.. hahaha..

Dengan demikian masyarakat Indonesia siap menghadapi globalisasi dan mempunyai daya saing dengan negara lain di usia yang telah menginjak 63 tahun ini! Merdeka!!


63 tahun Indonesia Merdeka!!

Setuju atau tidak setuju silakan..
Kolom protes sudah dibuka selebar-lebarnya.. Terima kasih.. :tipi:

    142 thoughts on “Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Resmi (?)

    1. wuih …:super2: gw setuju banget, 100% buu…. :charming: Coz biar orang2 indonesia gak ketinggalan di dunia Internasional, dan jg yg utama biar gw bisa gampang ngertiin tutorial di internet yang pake bahasa inggrisss…… :ayuk: :ayuk2:

    2. heeeeeeeeeemmmmmm..setuju2 ja……..,,kan bgz th ditengah era globalisasi//hahahhah//sok bijak y gw :charming:….

      tp selagi itu positif, setuju ja…,,:yess:
      kan klo dah jd bahasa ke-2, mw gak mw jd bljr mati2n bhs inggris..n klo diajak ngomong bule” gk malu2in..hahahha…:super2:

      tp lebih bagus..da bahasa lain..yaitu bahasa jawa..,, hehehe :kembar:

      apriels last blog post....Oh..No..Toilet rUANG aNGKaZA..RuzAK??

    3. Yo..setuju.. jadi ini toh maksudnya yang tadi nanya2 setuju gak kalo bahasa Inggris itu jadi bahasa resmi kedua di Indonesia?? sudah kuduga sebelumnya, pasti mo nemelin di blog tentang itu..

    4. @hume: yups betul banget.. makasih yah me..

      @apriel: iya tuh, banyak dari kita minder kalo ketemu sama bule, ya alesan utamanya ya karena gak bisa bahasa inggris..

      @Annie: wah iya nih mba annie.. heheh.. makasih yah tadi udah mau jawab pretest ridu..

    5. se 7 BGT!!!!
      sebenarnya gini…, bahasa inggris tuh cuma variable yang di gunakan untuk menyatukan agar tak ada miss Komunikasi (apanya miss universe???) antara negara!!!
      sebenarnya tergantung kesepakatan dan kebiasaan doank sih.kebetulan aja bukan bahasa indonesia yang dijadikan bahasa dunia. Tetapi tujuan kita dibeda2kan bahasanya kan agar kita dapat saling mengenal satusamalain!!!kenapa kita dari awal moyang tdk pake bahasa Inggris ya salasatunya supaya kita belajar bahasa lain dan dengan itu kita jadi mengenal mereka!!! Se 7 …….
      Bhs.Inggris jdi bahasa resmi ke-2 Indonesia…
      si…p :super2:

      iqykobayashies last blog post..National Museum of Singapore

    6. jangan lupa, kita tuh udah belajar bahasa inggris dari esempe loooooh, bahkan ada yang dari esde. tapi kenapa ga pinter-pinter? soalnya belajarnya cuma teoriiiiii….

      :sombong:

      Chics last blog post..Setahun yang Lalu

    7. @Chic : nah karena kita gak pernah praktekin jadinya sekedar lewat aja.. kalo digunain dalam kehidupan sehari-hari pasti lebih mudah dalam mempelajarinya..

    8. bah, kalo memperkenal budaya Indonesia ya pake Bahasa Indonesia dong. gw ga suka kita harus nurut pake bahasa orang laen cuma buat memperkenalkan Indonesia, seharusnya visit Indonesia tuh diganti pake ‘Kunjungi Indonesia’.. Kalo mau ngomong nasionalisasi, nasionalisasi-in dulu tuh perusahaan2 asing, bank2 asing, de el el yang berbau asing..

      haha, salam berbagi ilmu..

    9. Oke, Gini aja,,, Kita lihat kondisi yang ada di Indonesia sekarang.
      Bagi orang yang(maaf) memiliki intelektual rendah, banyak menganggap bahasa inggris adalah bahasa yang amat sangat mewah, bahkan ada yang sering bilang seperti ini Sok Inggris banget deh lo atau Makan ma singkong mau ngomong bahasa inggris..:cpd: Itulah yang terjadi di negeri kita…

      Kalau tidak ada planning yang kuat dalam penerapan bahasa inggris sebagai bahasa nasional. Apa yang terjadi? Akan terjadi kecemburuan sosial dimana… Antara yang bisa bahasa inggris dengan yang tidak bisa…

      Anggaplah pemerintah indonesia jadi menerapkan bahasa ini sebagai bahasa nasional, akan menjadi PR yang sangat berat untuk para pemerintah, bayangkan, di beberapa desa, masih banyak yang kelas 3 SD baru belajar bahasa inggris.. Itu juga kadang2 sampai kelas 2 SMP ga ngerti2 :egp: Yang perlu pemerintah lakukan adalah penerapan bahasa inggris dimana2 dan mulai mengajarkan bahasa inggris kepada anak2.. Naah ini kembali diperlukan kerjasama khusus antara pemerintah, sekolah, guru, dan orangtua tentang pendidikan bahasa inggris sejak dini.. dan memberikan banyak penyuluhan tentang pentingnya bahasa inggris..

      Oke, Mungkin kalau ini diterapkan akan butuh adaptasi yang cukup lama, dan tentunya membutuhkan anggaran dana yang cukup besar :super2: Tapi kalau saja ini berhasil, Indonesia kan selangkah(atau beberapa langkah) lebih maju…. :super2:

      Dan gw secara pribadi setuju dengan program seperti ini.. Chayo deh

    10. setuju pisan..!! gw tinggal belajar prakteknya aja, du.. di kampung gw gda tmn yg jago linggis.. jd terhambat deh potensi gw.. 🙁

    11. dalam pergaulan sehari-hari jarang banged tuh anak2 sekolahan berlatih berbicara menggunakan bhs inggris. jelas aja kagok klo ktemu orang asing beneran.

    12. Kampung ingris? saya pernah kesana tuh. Tempatnya di kecamatan Pare. Hampir selama dua bulan saya tinggal di sana. Tapi toh apa yang orang-orang katakan tidak sehebat kenyataannya. ketika saya membeli bakso disana, bukannya berbaha ingris, penjual bakso itu bahkan hampir tidak bisa berbahasa indonesia. hehehehe

      Orang-orang di pare itu jagonya bahasa jawa, bukan bahasa ingris. Yang jago bahasa ingris itu cuma instruktur kursus + murid-muridnya aja.

      Sekedar tambahan, tempat kursus yang paling terkenal di pare itu namanya Basic English Course (BEC). Bagi yang udah dapat sertifikat itu bisa dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Tapi untuk bisa belajar di BEC harus nunggu waktu yang lama, kurang lebih 6 bulan. Jadi kalo mendaftar hari ini, maka baru bisa belajar di BEC 6 bulan kemudian

    13. @budiernanto: memperkenalkan budaya itu sama saja seperti memperkenalkan produk, agar produk kita lebih dikenal oleh konsumen maka kita berusaha melakukan pendekatan dengan bahasa yang dimengerti dia, ya pasti dia akan mudah mengingat produk kita donk.. coba misalnya kamu ditawarkan produk pake bahasa cina.. apakah mengerti??

      @Anggie: wew nice comment.. anggaran dana pendidikan di RAPBN 2009 itu 20% alias Rp 224 triliun, semoga bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, bisa digunakan tepat sasaran dan gak dihambur-hamburkan..

      @GiE: nah itu dia.. faktor lingkungan bisa mempengaruhi potensi kita kan.. ini juga terjadi di gw..

      @annmolly: iya betul, bisa karena biasa kan?

      @Hair: ooh gitu yah.. saya sih melihat di TV kalau di sana juga kalo kita makan di warteg itu memesannya pake bahasa inggris.. tapi setidaknya yang dilakukan disana bagus buat perkembangan kita.. btw nice info..

    14. Kurang setuju, bahasa Resmi setelah bahasa Indonesia itu harusnya adalah bahasa PHP… :robot: waks sory kebawa suasana ngerjain KKP dengan bahasa PHP yang tidak menunjukkan tanda – tanda selesai sehingga jadi :muter: karena pusing… lalu pengen :debus:

      BTW, kaya-y banyak yang setuju tapi kok, gak ada yang memulai ya.. komen dengan bahasa inggris…

      Let Me Try coba First lah…. I am Setuju Agree kalo if Bahasa Language English, jadi Formal Language di This Country… So ane Gak not Perlu lagi ngeliat see Translation oleh TransTool… :gila: dan mulai lah start from dengerin song with language Inggris…. :musik:

      ReeQees last blog post..Setting MBR

    15. Oh.. ini toh tujuannya tanya2 bahasa linggis 😀 . gw setuju2 aj tuh Du,, asal biaya besar yang akan dikeluarkan oleh pemerintah tidak disalahgunakan untuk korupsi ato keuntungan pihak2 tertentu aja. Setidaknya Indonesia berusaha untuk maju meski setingkat..
      Memperkenalkan Indonesia(budaya dan semacamnya) dengan bahasa internasional tentu akan lebih efektif, apalagi setiap kita akan bisa membantu negara ini memperkenalkan kepada dunia.

      kekurangannya yang sangat mungkin terjadi yaitu. Akan lebih banyak orang2 pintar Indonesia yang memilih bekerja di luar negeri. Karena kenapa? karena tentu saja di luar harga orang berpendidikan Indonesia dinilai(baca: digaji) lebih mahal di banding Indonesia sendiri. Ini nih… perlu dibenahi juga.. biar orang2 pintar Indonesia lebih banyak yang bekerja untuk negaranya sendiri karena dinilai sebanding ato malah lebih besar 🙂 CMIIW :gatau:

    16. as ridu wrote,, bahasa Inggris itu uda jd bahasa yg paling global dan menjual. nah, di Indonesia tu kan banyak yg bisa jualan n bnyk yg bisa dijual.. so saia setuju klo bhs Inggris dipake buat alat jualan.. plus,,bhs inggris menjadi kian murah (tanpa terkesan murahan sama sekali).. terbukti dg menjamurnya les bhs inggris dg harga terjangkau.. Indonesian people love cheap stuff.. so whats another reason we’re not using English as a second primary language??

      hehe it mah alasan bodohnya,, yg seriusan tu biar manpower kt makin diakui.. secara lebih dari 40% tenaga kerja/lulusan PT di India bisa kerja overseas dan punya karier bagus Internationally. man,, India yg banyak sapi di jalanannya aj bisa pny achievement hebat spt it! apalagi kita yg dijalan banyak buswaynya??
      :super:

      beryls last blog post..curahan hati..

    17. @beryl: wow.. very nice comment.. 40% wah gila keren banget 40% lulusannya work overseas, kalau misalnya indonesia seperti itu, itu bisa jadi bagian atas solusi pengangguran yang semakin tahunnya semakin meningkat, jumlah lulusan bnayak sedangkan lapangan pekerjaan segitu-gitu aja.. nice.. sapi?? wahahhaa.. salam ya buat sapinya.. :nggaya:

      @Panda: negara ini kan gak diurus oleh 1 orang saja, tapi banyak orang yang bertanggung jawab pada bagian-bagian tertentu ,masing-masing orang mempunyai tugas yang berbeda-beda, jadinya kalau kita hanya fokus pada 1 hal, sedangkan hal lain yang juga penting itu terbengkalai justru membuat masalah baru dan lebih kompleks..

    18. hhmm setuju aza c, yach itu juga demi kebaikan bangsa kita ndiri. seep lahhh ayo galkkan berbahsa Inggris… Sudah waktunya Indonesia mereapakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi ke 2 setelah bahasa indonesia

    19. duh jadi berasa desperate nih, soalnya gw termasuk salah satu yg b.inggris-nya jongkok :males: , duh sabtu depan mau test toefl lagi arrggghh…. :konslet:

    20. setuju setuju duuuuuuuuuuuu! gw juga masih gaptek banget soal inggris, parah parah… gw btuuh bacaan2 bahasa inggris tapi beli novel impor aja mahal… bakal lebih bagus kalo ada jakartapost nangkring gitu di rmh gw… tp beliin du! hehehe…
      btw itu rambyu2nyaa… duuuh…

    21. well, bener banget tuh
      lagian gape bhs inggris juga bantu banget lagi
      umm, bangsa ini hrs banyak bebenah lagi
      mulai dari sekarang ya

      .: Aji :.

    22. Hahaha…repot baca ny kalo fast reading.

      *baca ulang*

      Setuju deh, yaaa.

      Alhamdulillah deh bhsa Inggris ku bisa di bilang WOW. Gyahahaha… *pede amir* :nggaya:

    23. yupzzz,,,
      stuju tuch..
      emg dari dulu tuh sebenernya pengen gitu praktekin bhs inggris yg udah dipelajarin di sekolah,, tapi yah namanya orang indonesia kl kita ngomong pk nhs inggris malah dicengin :egp: kan jadi malu :gatau:
      pokok na setuju banget deh ama bang ridu.. :super:

    24. setujuu.. bukannya kita meninggalkan kecintaan kita akan bahasa negeri sendiri kok, tapi karena yah mau tidak mau kalo mau maju ya memang mau gak mau harus bisa bahsa enggres meskipun sedikit2.. hehe kalo pengemis di filipina aja isa masa kita ga? :sombong:

    25. Du, kan teori sama praktek di lapangan suka melenceng jauh banget. Udah nyata2 sekarang di daerah gara2 TV, tiap orang jadi ngomong lu-gw.

      Globalisasi from the other side is widening Domination

      Keliatan dari startnya yg gak bareng n rules2 buatan “dia” semua :damn:

      utchanovskys last blog post..For The First Time in My Life

    26. tahun 1992 saya ikut tim indonesia dlm kegiatan debat antar-university asean di kualalumpur. di malaysia saya ternganga, bahasa inggris dan bahasa melayu tumbuh dan berkembang sama baiknya. gak tahu, mana yg bahasa utama. jauh berbeda dg di negeri kita. jadi kalau bhs inggris jadi bahasa kedua, sesuatu yg amat baik tentunya

      Zulmasris last blog post..Hari Ini Setahun yang Lalu

    27. kalo nungguin pemerintah, janganlaa… mereka khan sudah sibuk… kekekek… mengurus dirinya sendiri..

      undang-undang dipakai untuk mengatur, kalo budaya (berbahasa inggris) itu muncul karena kebiasaan jadi kayanya mesti mesti mulai dari situ

      kalo mo mulai mesti dari unit yang paling kecil dan paling flexible buat dibentuk yaitu anak-anak, kalo yang udah gede-gede dijamin kagok.

      usul urutan :
      no.1 bahasa indonesia,
      no.2 bahasa inggris = bahasa daerah (setara)

      anggap aja bahasa inggris sebagai salah satu dari bahasa daerah gitu.. (maksudnya daerah inggris)

    28. Aku udah pernah ngusulin ini ke Presiden kedua RI sekitar 20 tahun yang lalu…tapi gak disetujui, soalnya Pak Presidennya sendiri nggak bisa ngomong pake english :kembar:

      huehehehe…
      jangan percaya kalimat di atas…

      ah, aku setuju sekali dengan usulmu, tapi kamu harus jadi orang yang punya posisi kuat di Republik ini biar usulanmu disetujui.

    29. wah… kalo posisi bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan diganti dengan bahasa Inggris, ntar orang-orang dikampung agak susah tuh… kasian juga yah…!!! :konslet: :konslet: :konslet:

    30. @achoey sang khilaf: kalo mau, pasti bisa kok kang.. :gemes:

      @suwito: wah.. mungkin kalo baca secara keseluruhan gak komen kaya gini yah?? heheh.. gini pak.. di sini gak mengganti bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.. tapi menambahkan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi, gitu aja kok pak.. hehehe..

    31. setuju2 aja dengan opini tersebut dan kayaknya perlu tuh pengenalan bahasa ingris sedini mungkin pada murid2 di indonesia dan menjadikan bahasa kedua di negeri ini… karena kedepannya bahasa indonesia bakalan menjadi bahasa yang ndak laku… he..he..he… 😆

    32. Hmmm…klo saya tetap menyukai Bahasa Indonesia..
      Tapi tetap saja, Bahasa Inggris nyaris menjadi kewajiban setiap orang agar tidak hanyut terkena arus globalisasi ini..

      ~Lama tidak berkunjung ke Blognya Ridu
      ~Hehehe…

    33. nah itu dia, saya bingung mo ngomong enggres sama siyapa, la wong saya ini bisanya ngomong enggres dibanding nulis enggres… wakakaka…. :kesel:

    34. Setuju banget! Dulu kan emang dah pernah semua rambu dan papan nama pake english, tapi dengan alasan nasionalisme akhirnya diubah lagi deh. Nasionaliasme sempit!!! Gimana kalo diambil jalan tengah?? Bukan hanya dua bahasa, tapi 3: Indonesia, english, dan bahasa lokal (kalo Jawa ya bahasa Jawa, kalo Sunda ya bahasa Sunda).

      Eckos last blog post..Hot News: Anne Ahira Menikah!

    35. @ick: hus.. gak boleh gitu kali.. masa Bahasa Indonesia bakalan menjadi bahasa yg gak laku sih?? :debus:

      @Berli: saya juga suka bahasa Indonesia, penggunaan bahasa Inggris juga pada saat-saat tertentu saja..

      @Ecko: ooh dulu pernah toh.. iya betul banget.. bukan berarti kalo kita pake bahasa Inggris itu gak nasionalis kan??

      @Masenchipz: hohoho.. iya betul banget.. kalo sesama orang jawa dan ketemu di luar negeri pasti deh ngomong bahasa jawa.. hehehe..

    36. stuju2 aja,
      apalagi lidah orang indonesia tu dah punya bakat buat semua bahasa,
      coba liat jepun,
      bahasa inggrisny rada kacrut gitu, fufufu…

    37. wah isi postingannya keren ni…
      btw emang biar lancar berbahasa inggris emang harus lebih sering2 aktif ngomong…kalo cuma teori doang sih gak bakalan bisa-bisa..

      tcs last blog post..Gertak Sambal

    38. jangan…jangan jadiin bahasa resmi!!

      soalnya, pas entar kita mau ngatain orang asing, mereka tahu apa yang kita maksutin…

      terus, ntar kalo GADO-GADO di inggris-in jadinya VEGETABLE MIX donk!!! GAK SETUJU GW!!! 🙂

      Amruls last blog post..Another Plastic Surgery

    39. Setuju juga, tapi kayanya gw harus lebih banyak belajar lagi deh pakai bahasa inggris. Coz masih patah – patah! :muter: :ngebor: :damn:

    40. wuiihhh ide lo du. keren banget. salut.

      bener2 nih mestinya ini yang dilakuin ama bangsa indonesia.

      gimana caranya mau bersaing ama negara lain kalo bahasa internasional aja masih gagap ?

      kalo ide lo ini bener2 ditanggepin negara, wah, bener2 deh, what a brilliant idea, kita bisa mulai dari tk buat ngajarin bahasa inggris, tapi kalo bisa yaaa .. kalo lagi inggris ya inggris jangan dicampur2,, kaya misalnya orang kalo lagi ngomong :

      yaa jadi motor yang itu tuh keren ‘which is’ motor gue. hahaha ..

      kalo masi campur2 gitu sih, bole si ya malah lama kelamaan emang bahasa kita yang terpengaruh sama bahasa inggris.

      padahal sebenernya gue salut banget loh ama anak2 sma/smp/bahkan sd sekarang, MUNGKIN terutama sekolah-sekolah SWASTA. kayanya mereka lebih menekankan bahasa inggris, dibandingin sekolah negeri. Buktinya? yaaa temen2 gue yang masih smp, sma, englishnya bener2 hebat banget deh, salut gue malahan gue yang udah belajar dari kecil aja masih bisa dibilang standarlah, ga kaya mereka yang vocabnya aja lebih complex dibandingin kita hahaa..

      well, good luck with this competition, gue mendukung elo du!

      all the best for youu!!! hohohoo .. weh kaya ngepost ini gue ahahaha
      :super2: :super2: :super2: :kembar: :ayuk:

    41. jadi inget waktu dulu kerja sambilan di toko buku import, ada ibu2 yang komen kalo toko buku tempat saya itu ga nasionalis, cuma pengen untung doang *sape yang kaga mau untung* tapi kalo ngendonesa terus, ga bisa berbaur sama orang2 negara lain dong ah, iya ga? :yess:

      neng feys last blog post..Pelabuhan Hati eh Ratu ding, hehehe

    42. I think language is a treasure..priceless banget!! Gw miris liat cara belajar bahasa inggris di sekolah,,tidak komunikatif! Kita cuma disuruh grammar,tenses,vocab,dan tetek bengek lainnya,,padahal hal pertama yg dibutuhkan cuma Mendengar + Berani Ngomong (walau grammar belom bangus!) Coba aja kita liat pedagang di Bali,,mereka “bisa” bahasa inggris,,itu karena mereka “terpaksa untuk berani” ngomong toh…

    43. Setuju banget dah sama tulisannya…

      Berbahasa inggris bukan berati ga cinta tanah air. Okelah, mungkin bisa diperdebatkan soal masalah cinta bahasa sendiri atau tidaknya, tapi mengenai masalah cinta budayanya, cinta batikny, produknya, dllnya jangan disangkut pautkan dengan masalah bahasa. Setuju?

      bowbees last blog post..Perjalanan Ospek

    44. @Amrul: yee.. :cpd: kan kita gak hapus Bahasa Indonesia sendiri atuh.. kalo mau ngomong ya terserah aja.. btw ketahuan deh niat jahatnya.. mao ngatain orang.. trus juga yang namanya makanan, itu kan NAMA, pasti gak berubah doonk.. kalo ngejelasin ke orang luar, baru kita jelasin kalo It’s vegetable mix.. heheh..

      @Darojatun: apakah kita akan tetap mempertahankan kondisi seperti itu??

      @tandodol: yang namanya belajar, kalo salah itu wajar banget.. gimana kalo misalnya kita salah pas lagi di luar negeri sono, kan malu-maluin, apalagi bawa embel-embel Indonesia.. ya gak??

      @presy___L: nah itu yang terjadi sekarang di kita ini..

    45. kaya di india gitu yah,bahasa inggris juga dijadiin bahasa resmi. masalahnya orang kaya aku gini,ga pinter ngomong basa inggris.
      Palingan ngomong inggrisnya kalo ma pacar doang.. biar romantis gitu :mampus: ..

      kalo nulis inggris juga buat iseng2 bikin subtitlenya film yang baru aku download dari internet… aduhh,bego bwanged :damn:

    46. naza bangga kalo warga kita bisa mengikuti perkembangan dunia untuk berbahasa inggris. tapi naza lebih bangga jika orang asing menggunakan bahasa indonesia untuk bahasa sehari hari mereka….
      mimpi nggak ya aku ini :gatau:

      nazas last blog post.."BERANG INVESTIGASI"

    47. bahasa inggris bagus sih, cuman jangan jadi bahasa sehari2 juga….
      tapi dari kecil bahasa inggris harus diajarin, biar terbiasa dan gak usah les lagi macem di LIA ato ILP…

      *digebukin manager marketing LIA dan ILP…ampooon* :nangis:

    48. Well nggak cuman bahasa Inggris aja kok,. ada 5 bahasa global, yaitu: Spanish, Russian, Chinese, Arabic and French.. seiring dengan globalisasi, dimana pasar akan terus didesak untuk dibuka terahadap pemain global, ada baiknya setiap individu bisa menyiasatinya, terlepas dari regulasi pemerintah yang [mungkin] akan memperkenalkan Bhs. Inggris jadi bahasa kedua. :gatau:

    49. Setuju. Jaman skrg bahasa inggris sudah biasa, jd sebaiknya di sekolah jg ada hari2 dimana siswanya wajib berbahasa Inggris, jd klo kedapatan pk bahasa Indonesia akan didenda.

    50. @hanggadamai: bandingkan juga dengan logika kualitas vs kuantitas, dan seberapa besar pengaruh Indonesia terhadap dunia Internasional

      @lala: hahah.. abdi oge hoyongnya kawas kitu.. hihih..

    51. why not starting to use English to comment on this post?

      most students in Indonesia can speak English, the problem is they are too shy or because English is not commonly being used in daily life.

      in Malaysia most of the educated peoples there use English for daily conversation, this is good, but then I see it as degrading the ‘mother tongue’ language, as Bahasa Melayu is rarely used (by the educated peoples), well they sometimes speaks in Malay too but mostly in English as far as I see it.

      I think Indonesian should learn from the Dutch (not because they colonies us for 350 years) as most of them, I think around 90% of the population can speak English very well but still using Dutch as their daily language. They only use English when there is a tourist asking them in English.

      Learning language need a lot of practice, problem is the students not taking it seriously. see how many students skip English class? hehe..

    52. Setuju banget.. Tukang sayur di Amerika sono aja bisa bahasa Inggris kok, masa tukang sayur kita nggak bisa? Kapan sayur kita bisa laku di luar negri? :debus:

    53. wuih…
      kita kan udah punya 1 bahasa nasional…
      dan kita juga sudah mengakui bahasa linggis sebagai bahasa internasional kan??!
      ngapain pusing2 ngurusin bahasa lagi…?! :musik:

      klo yang blom bisa bahasa linggis, kan masih bisa belajar…yah kan?! :ayuk2:

    54. susah juga sih, soalnya bahasa darah kita aja bejibun jumlahnya. orang-orang di aderah kadang kesulitan ditambah dengan kurangnya akses pendidikan ke pelosok. tapi kalo bicaar teori mah setuju-setuju aja..

    55. setuju aja sih idenya kl mau jadi bahasa alternatif, kl bisa semua bahasa mantan “penjajah” harus bisa kita kuasai kyk bhs jepang, belanda .. hehe

      tp rid’ kl lo nyinggung soal bhs inggris sbg motor kemajuan ekonomi dgn pasar bebas, q katakan itu non-sense, bg q pasar bebas saat ini terjemahannya kapitalis “mbalelo”, mungkin mau gak mau acuan kebijakan contoh ke cina deh, gak perlu ke barat2an.

    56. Tugas berat saya nih sebagai orang yang berkecimpung di dunia pendidikan. Makasih mas ridu telah diingatkan kembali untuk mengglobalkan yang lokal dan melokalkan yang global..

      Mohon maaf, lama tak berkunjung ke sini. Selamat aja deh atas semua yang ma ridu raih. good luck..

    57. wah,,ternyata di dunia blogger bhasa inggris = bhs linggis ya..baru tau.. btw bener banget itu du,,palagi ada program pemerintah visit indonesia year 2008.

    58. wwah.. agak-agak susah juga ya kalo mau jadiin inggris as a second language in indonesia, secara indonesia itu terdiri dari berbagai pulau, yg notabene tiap pulau mmiliki bahasa daerahnya masing2… and thats make indinesia unik…
      gak ada negara yng sekaya indonesia,,
      tapi bolehlah kalo kita harus belajar b.ing…
      secara ere globalisasi gene…
      apa apa pke b.ing

    59. bahasa mandarin aja ah…. bahasa inggris uda ketinggalan jaman, dari SD uda diajarin *gaya, padahal ya ga bisa ngomong bahasa inggris*

    60. HUehuehue.. iyah bener tuhhh.. :joget: dulu waktu aku di china aja yaah.. negara komunis gitu yang bener2 tertutup sama hal” yang berbau luar negeri, orang” yang jualan” di toko” gitu bisa bahasa inggris loh.. setidak”nya bisa bargain barang” en promo’in barang dagangannya dengan bahasa inggris.. ayo.. indonesia.. jangan ketinggalan :kembar:

    61. ..kalo dalam kasus si Pinoy itu, ya salah dia ajah.. Dimana2, kalo mau ngunjungi suatu tempat, ya yg mau berkunjung-lah yg belajar bahasa di-sana-nya..

      ..kalo dalam masalah penguasaan bahasa Inggris, ya ini masalah ‘itikad’ setengah hati ajah dari banyak pihak.. Semua anak2 lulusan SMA di Indonesia, paling tidak, telah lebih dari 6 tahun mempelajari bhs Inggris, dan hasilnya ?.. Kalo emang niat beneran kan, ya sejak sekolah menengah atau malah kalo perlu di-tingkat dasar, para anak2 sekolahan itu ketika mempelajari bahasa asing, seperti bhs inggris, memakai model belajarnya di kursusan bhs asing yg canggih..

      masalah penggunaan bhs inggris sbg bahasa ‘agak resmi’, boleh2 ajah, tapi selain inggris, ya bhs yg laen juga lah, sekalian,.. mandarin, jepang, arab…

    62. wah…w telat banged yak!!

      dulu w pernah berpikir seperti itu, bahasa inggris jadi bahasa resmi setelah bahasa indonesia.

      yap, pikiran itu udah terlintas waktu jaman2 kelas 6 SD.

      tapi … hhhmmm

      tanpa bahasa inggris menjadi bahasa resmi kedua pun kayaknya kita (bangsa indonesia masih bisa maju koq!!) bisa menghadapi globalisasi.

      kayak negara2 di eropa, ini cerita dari dosen yang pernah ke eropa. kata beliau, sewaktu ke eropa (bukan UK) disana nggak ada sama sekali bahasa inggris, malahan negara seperti Prancis, Italis, Belanda, Belgia, dan masih banyak lagi nggak suka menggunakan bahasa inggris.

      beliau bilang, mereka lebih bangga dan lebih nyaman berbahasa ibu, yaitu bahasa negara masing2.

      jadi…
      kenapa nggak kita ubah aja, bahasa indonesia jadi bahasa resmi kedua negara lain..

      kalo nggak salah di blog ini juga pernah di bahas tentang hal itu.

      lagi pula sekarang ini di india, di cina, di australia sudah dibuka kelas2 dengan pengantar kuliah bahasa indonesia.

      so, kita harusnya berbangga hati menggunakan bahasa indonesia.

      semoga saja penggunaan bahasa indonesia semakin meluas

      Postingan terbarunya dHarto..!!…Mahasiswa Baru ‘08

    63. wah…w telat banged yak!!

      dulu w pernah berpikir seperti itu, bahasa inggris jadi bahasa resmi setelah bahasa indonesia.

      yap, pikiran itu udah terlintas waktu jaman2 kelas 6 SD.

      tapi … hhhmmm

      tanpa bahasa inggris menjadi bahasa resmi kedua pun kayaknya kita (bangsa indonesia masih bisa maju koq!!) bisa menghadapi globalisasi.

      kayak negara2 di eropa, ini cerita dari dosen yang pernah ke eropa. kata beliau, sewaktu ke eropa (bukan UK) disana nggak ada sama sekali bahasa inggris, malahan negara seperti Prancis, Italis, Belanda, Belgia, dan masih banyak lagi nggak suka menggunakan bahasa inggris.

      beliau bilang, mereka lebih bangga dan lebih nyaman berbahasa ibu, yaitu bahasa negara masing2.

      jadi…
      kenapa nggak kita ubah aja, bahasa indonesia jadi bahasa resmi kedua negara lain..

      kalo nggak salah di blog ini juga pernah di bahas tentang hal itu.

      lagi pula sekarang ini di india, di cina, di australia sudah dibuka kelas2 dengan pengantar kuliah bahasa indonesia.

      so, kita harusnya berbangga hati menggunakan bahasa indonesia.

      semoga saja penggunaan bahasa indonesia semakin meluas.

      Postingan terbarunya dHarto..!!…Mahasiswa Baru ‘08

    64. setuju bahasa linggis :ayuk: :ayuk2: tapi..saya sendiri bahasa inggris eh linggisnya msh porak poranda :cpd: :males: :debus: :mampus: tapi..masalahnya..indonesia bisa ga?/ bukannya ga mampu sih, saya rasa udah banyak ko yg bs bahasa inggis..lha wong mbah kung ku sendiri inggrise lancar :super2: :yess: tapi, kebanyakan, bahasa indonesia nya masih ga jelas :muter: :ngebor: :gila: :nangis:

      Postingan terbarunya INDAH REPHI…The Day U Went Away

    65. ...bahkan menjadi minder dengan kemampuannya karena dianggap ’sok’.

      Itu tuh salah satu alasan paling mendasar.

      Oya, agak nyerempet ke yg lain neh. Masih banyak orang Indoesia yg belum bisa berbahasa Indonesia terutama yg di daerah2, termasuk saya sendiri.
      Nilai bahasa Indonesia saya dulunya jauh lebih rendah dari bahasa asing lainnya..
      :males:

    66. Setuju banget. Maaf kalo komen telat, tapi apa yang Anda katakan juga sampai sekarang masih terjadi di dunia nyata. Jujur saya malu banget waktu liat instagram artis luar (india) yang dibombardir sama komen dari orang indo, itu grammar berantakan. Pemerintah juga lucu, unas thun ini disisipi soal bertaraf internasional padahal program rsbi sendiri dicabut? Pantaslah kalo generasi kita sekarang emang harus belajar di luar untuk pendidikan yang lebih berkualitas

    67. Miris bacanya…
      100% GA SETUJU..
      Knapa?

      Kita harus SEJARAH dulu. Knapa Malaysia dan Filipina pake bhs Inggris? karna mereka Malaysia bekas jajahn inggris n filipina bekas jajahn, dan mereka anggota persemakmuran..

      Yg namanya negara persemakmurn pasti bhs reaminya ada bhs inggris.

      Lahh tiba2 Anda ingin meresmikn bhs inggris, itu BODOH namanya. Malah Indoneaia bahlan lbh nasionalis drpd negara persemakmurn, karna ga pake bhs bekas jajahnnya…

      Klo ngomongn soal Globalisasi yahh jangan sampe kebablasn lah… Lu punya identitas sendiri, Bangsa ini punya identitas sendiri, bahkan jauh lbh kaya dr mereka, knapa MENTAL kita masih MENTAL LEMBEK YG MAU DJAJAH BANGSA LAIN???

      Klo ngomongn globalisasi n nasionalis coba lihat Prancis. Mereka sangat bangga dg bhs sendiri bahkan mereka ga suka ngomong bhs inggris sm orang asing, klo orang asing nanya pake bhs inggris orang prancis ga bakal respek..

      Intinya, jangan BODOH, apakah kemajuan bangsa diukur dg bhs inggrisnya?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    CommentLuv badge