Busway dan 21

Sebenarnya gak ada rencana sama sekali untuk nonton, soalnya Reza atau biasa dipanggil Prof ini cuma meminta saya untuk menemaninya ke Mangga Dua untuk membeli komponen PC-nya. Tapi katanya setelah dari situ dia ngajak kemana gitu, ya setelah bingung mo kemana akhirnya nonton deh. Nontonpun bingung mo dimana, akhirnya di Blok M Plaza.

Hehe, itu merupakan untuk pertama kalinya saya ke Mangga Dua (CupuBanget.com) berangkat dari Blok M, standar lah naik busway turun di Kota terus naik angkot. Nah setelah berkeliling-keliling gak jelas sama dia, akhirnya kita menemukan benda yang dicari sebagai tujuan utama ke Mangga Dua. Setelah itu kami pulang, pulang naik busway Koridor V (Ancol – Kp. Melayu) sempet bingung kalo mau ke Blok M transit dimana aja? eh langsung dikasih peta busway sama mba-mbanya. Ternyata kita harus transit 2 kali, yaitu di Matraman, dan di Dukuh Atas baru deh ke Blok M. It’s like “Long Road to Blok M”.

Peta Busway

Setelah sampai di Blok M, kami langsung ke BP (Blok M Plaza) karena ternyata Arief (temennya reza) sudah menunggu dari tadi, wah asyik tuh ada nambah 1 orang lagi, kan jadi seru daripada cuma berdua. Setelah beli tiket, kami langsung shalat dan makan. Ups ternyata bener, kalo di BP pasti bakalan ketemu sama temen-temen, baik temen sekolah maupun temen kuliah. Hehe, kemarin ketemu sama Ratna trus sama anak Astri, malu banget deh, soalnya dia kaya say hai gitu tapi sama temen-temennya, gimana donk?

Setelah itu kita bertiga nonton. Sebelum nonton, sempet bingung juga mau nonton film apa? antara Die Hard 4 atau The Simpsons Movie (atau bahkan BBB? emoticon hehehe..) Keputusan jatuh kepada The Simpsons Movie, dikirain bakalan kehabisan tiket (dengan membeli tiket dulu baru shalat dan makan) eh ternyata banyak seat yang kosong, terutama di bangku depan. Pyuh.. yang malesnya lagi tuh banyak anak-anak (ya secara ini film anak-anak gitu) mereka berisik banget sebelum film dimulai (namanya juga anak-anak).

Film dimulai dan kocak abis tuh film, film-nya seru dan lucu, dan ada drama-dramanya juga, ya dramanya kaya gitu deh campur sama humor. Inti filmnya sih cuma gara-gara ulah si Mr. Homer (Ayah), yang membuat penduduk Springfield dikurung di dalam Dome (Kubah kaca). Namun banyak hal-hal vulgar yang ditampilkan yang gak bagus untuk dikonsumsi anak-anak, selain itu danau Springfield yang menjadi sumber malapetaka tidak dibahas lagi setelah mereka dikurung, jadinya kita gak tau kabar selanjutnya dari danau itu.

Film selesai lalu kami shalat ashar, dan setelah itu karena waktu menunjukkan lewat dari pukul 5 sore, maka kami memutuskan untuk menunggu waktu magrib. Sambil menunggu waktu maghrib, kami keliling (ngeceng-ngeceng) dulu. Ketika melewati tempat Karaoke Box, Arief menawarkan gimana kalo kita karaoke, pasti belum pernah coba kan? Waduh karaoke ya? dengan suara saya yang pas-pasan ini ntar kalo mereka dengar jadi illfeel lagi, tapi saya belum pernah coba juga, daripada penasaran kan? ya akhirnya gak jadi, soalnya bingung ntar mau nyanyi lagu apaan.

Setelah shalat maghrib, kami pulang. Pyuh.. kayaknya hari ini panjang banget, dan tanpa disadari saya seperti kembali ke masa lalu, masa-masa berseragamkan putih abu-abu. Dulu saya juga suka jalan bertigaan sama teman saya, yang sekarang sudah sibuk masing-masing. Dan hari ini saya juga bertiga, sama Prof, dan Arief.

So far, asyik juga jalan sama mereka, walaupun baru jalan yang pertama kali sama mereka, bahkan baru pertama kali ketemu sama Arief, saya kira dia orangnya gak friendly, (abisnya kalo chat sama dia, suka aneh dan gak pernah ditanggepin) tapi ternyata dia friendly juga.

Kapan lagi yah bisa keluar dari rutinitas dan melakukan hal ini lagi sama mereka? (Hehehe.. beberapa orang pasti mengerti maksudnya!)

    Leave a Reply

    CommentLuv badge